Langsung ke konten utama

Work done, Energy and Power

 Bersama Dia

Yosua 1:9

 "Bukankah telah Kuperintahkan kepadamu :

kuatkan dan teguhkanlah hatimu? Janganlah kecut dan tawar hati, sebab TUHAN, Allahmu, menyertai engkau, ke manapun engkau pergi “.

Bersama Dia


Tanyaku

Sering kita terdiam untuk sekedar bertanya,

Kini telah sampai di manakah diriku ?

Apakah aku masih sebatang ranting kering?

Ataukah kini menjadi dahan yang kuat?

 

Sering kita terdiam untuk sekedar bertanya,

melihat di balik cermin,   apakah semuanya baik baik saja

Sipu terpampang menyudahi pandangan,

kembali merenung siapakah kita,

tanya yang mampu menggoyahkan keyakinan.

jawaban lirih bukan saja terbuang tapi tertindas dan tenggelam dalam lumpur

Coba aku pahami namun semua tetap tak terbaca

seolah  hilang dalam gelap, Merintih di sudut jalan, tak terbaca, terbuang, tak bernilai

Sempatku terdiam dan memahami segala masalah
Namun semua tetap terlilit dalam kabut


Akankah semua kembali berwarna.

Terlihat ?
Aku diam dalam ketidakpastian

 

Belas Kasih Mu Tuhan

Aku rindu kata
Aku ingin jawaban
Aku ingin semua ini berakhir indah
Aku ingin  namaku tertulis bukan pada nissan, tapi pada bukuMu Tuhan
Aku ingin kata
Aku  ingin kata yang tertuang dalam daging
Aku ingin lembaran buku yang didalammyan tentangNya

 

 

 

Ketika  hujan mengguyur sepanjang pagi
Basahi daun yang mulai menguning,

tanda datangnya  musim panas  di akhir bulan Agustus.
Ketika angin berhembus,
Merontokkan daun-daun …….. berjatuhan di atas tanah.
terinjak-injak,

terlupakan

selamanya.

Guguran daun-daun itu, seolah bercerita
Tentang rencana-rencana dan harapan-harapan kita
Yang berguguran satu- persatu.
Terhempas badai takdir, terenggut oleh keperkasaan waktu.


Hidup memang terkadang harus begitu,
Tak semua doa-doa harus terkabulkan
Tak semua keinginan harus terpuaskan
Tak semua harapan harus jadi kenyataan

Hidup memang bukan kehendak kita?
Jika setiap kehendak menjadi goresan pena takdir,yang kita tentukan
Kita adalah Tuhan.

Hidup hanya sekedar mengapung
Bagai  gabus terbawa arus

Terapung - apung dan terhempas,
di atas gelombang samudera

Ku cari matahari,
Tetapi mendung.
Ku cari pelangi,
Setelah hujan ….. tiada.

 

Aku masih menyimpan keyakinan,
Bahwa esok atau lusa,
langit akan terlihat cerah kembali.

Pelangi timbul setelah hujan
di kemudian hari,
Daun-daun akan bersemi kembali.


Yosua 1:9

 "Bukankah telah Kuperintahkan kepadamu :

kuatkan dan teguhkanlah hatimu? Janganlah kecut dan tawar hati, sebab TUHAN, Allahmu, menyertai engkau, ke manapun engkau pergi “.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Physic Homework 1 Class 8

  Sound is a form of energy that spreads out through space. Part 1 1. Sound waves with frequencies below 20 hertz are called ……. Sound waves with frequencies above 20,000 hertz are called ……. Humans can …….. sound waves. Dogs, however, can hear frequencies of 2. What is the source of all sound? Part.2 The sound waves that humans cannot hear are those with frequencies from 20 to 20,000 Hz. below 20 Hz. above 20,000 Hz. both B and C Sound travels in air by a series of compressions. rarefactions. both compressions and rarefactions. pitches. Sound travels faster in  a vacuum compared to liquids. gases compared to liquids. gases compared to solids. solids compared to gases. The speed of sound varies with amplitude. frequency. temperature. pitch. The loudness of a sound is most closely related to its frequency. period. wavelength. intensity. When ...

Dian dan Foto ada di meja Altar

  KEMANAKAH AKU PERGI ???         (MAZMUR 139) Kemanakah aku pergi ? Kemanakah aku lari ? Kemanakah aku sembunyikan diri ? Ke ujung langit ? Ke dasar laut ? Atau ke dunia orang mati ? KAU ada di sana... Di tempat tergelap KAU ada... KAU tuntun aku, KAU pegang tanganku... KAU tau ketika aku duduk atau berdiri... KAU memerikasa aku, sgala jalanku KAU maklumi... Sbelum lidahku berkata-kata, KAU mengetahuinya... KAU yang membentuk buah pinggangku... KAU yang memenunku dalam kandungan ibuku... KAU yang melihat ketika aku masih bakal anak... KAU menulis dalam kitab-MU... Dari depan dan dari blakang KAU mengurung aku... Sbelum lidahku berkata-kata , ENGKAU tau... Kemanakah aku bisa pergi dari-MU ? Kemanakah aku bisa melarikan diri dari-MU ? Aku tak kan bisa, aku tak mampu... KAU tak mau melepasku... Dengan berbagai cara KAU bawa aku kembali... Sungguh ajaib karya-MU, dasyat perbuatan-MU... Terimakasih TUHAN...jiwaku benar-benar menyadarinya ...